Bank Indonesia NTT ; Keyakinan Konsumen Tetap Optimis, IKK Juni 2026 Capai 124,33

Ekonomi 10 Jul 2026 13:00 2 min read 78 views By Chrispina

Share berita ini

Bank Indonesia NTT ; Keyakinan Konsumen Tetap Optimis, IKK Juni 2026 Capai 124,33
PEREMPUANCENDANA || KUPANG-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat keyakinan konsumen terhadap kondisi perek...

PEREMPUANCENDANA || KUPANG-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian daerah pada Juni 2026 tetap berada pada level optimistis. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencapai 124,33, meski mengalami moderasi dibandingkan Mei 2026 yang tercatat sebesar 131,67.

 

Berdasarkan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang melibatkan 100 responden di Kota Kupang, nilai IKK yang berada di atas angka 100 menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki optimisme terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang.

 

Bank Indonesia menjelaskan, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) pada Juni 2026 tercatat sebesar 117,33, sedikit lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 122,00. Moderasi tersebut terutama dipengaruhi oleh penilaian konsumen terhadap penghasilan saat ini serta ketersediaan lapangan kerja yang dinilai melambat. Namun demikian, konsumsi masyarakat terhadap barang tahan lama (durable goods) justru mengalami peningkatan.

 

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) untuk enam bulan ke depan tetap berada pada zona optimistis dengan nilai 131,33, meski lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 141,33.

 

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh ekspektasi masyarakat terhadap perkembangan kegiatan usaha, peningkatan penghasilan, serta ketersediaan lapangan kerja pada enam bulan mendatang yang cenderung lebih tertahan dibandingkan bulan sebelumnya.

 

Selain mengukur tingkat optimisme masyarakat, survei Bank Indonesia juga menggambarkan pola pengelolaan keuangan rumah tangga di NTT. Mayoritas penghasilan responden masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.

 

Dari total pendapatan yang diterima responden, sekitar 58,26 persen dialokasikan untuk konsumsi, 22,24 persen disimpan sebagai tabungan, sedangkan 19,50 persen digunakan untuk membayar cicilan atau pinjaman.

 

Hasil survei ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat moderasi pada beberapa indikator ekonomi, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Nusa Tenggara Timur masih tetap kuat. Optimisme tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam menjaga aktivitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pada periode mendatang.

 

 

Perempuan Cendana