BI NTT Perkuat Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Perbatasan melalui Garuda Sakti Cross Border Fest 2026

Ekonomi 09 Aug 2026 18:06 • 4 min read • 101 views • By Chrispina

Share berita ini

BI NTT Perkuat Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Perbatasan melalui Garuda Sakti Cross  Border Fest 2026
PEREMPUANCENDANA || ATAMBUA- Rangkaian kegiatan Garuda Sakti (Gerakan Rupiah Berdaulat di Daerah Perbatasan Negeri) Cross Border Fest 2026 resmi berak...

PEREMPUANCENDANA || ATAMBUA- Rangkaian kegiatan Garuda Sakti (Gerakan Rupiah Berdaulat di Daerah Perbatasan Negeri) Cross Border Fest 2026 resmi berakhir melalui acara closing ceremony yang berlangsung di Lapangan Simpang Lima Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu malam (8/8/2026).

 

Kegiatan yang digelar sejak 4 hingga 8 Agustus 2026 tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam memperkuat kedaulatan Rupiah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan melalui edukasi, budaya, pemberdayaan UMKM, serta digitalisasi transaksi.

 

Pada acara penutupan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Alfin Ari Wijayanto, menegaskan bahwa Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 merupakan wujud nyata semangat “BI Bermakna” yang terus dibangun melalui sinergi berbagai pihak untuk memperkuat kedaulatan ekonomi bangsa di wilayah batas negara.

 

“Keberhasilan kegiatan ini tentu tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang luar biasa dari seluruh pihak yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah sehingga rangkaian kegiatan ini dapat terselenggara dengan aman dan tertib,” ujar Alfin.

 

Sementara itu, Ketua Tim Event Internasional Kementerian Pariwisata RI, Arya Galih Anindita, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta atas pencapaian, semangat, dan sportivitas dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

 

Ia berharap Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 tidak hanya menjadi media hiburan yang mampu menarik masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi serta ruang inovasi bagi UMKM lokal sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Belu.

 

Apresiasi juga disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Belu, Nikolaus Umbu K. Birri, kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT dan Kementerian Pariwisata RI atas dukungan, kolaborasi, serta berbagai upaya yang telah dilakukan sehingga seluruh rangkaian festival dapat terlaksana dengan baik.

 

Closing ceremony turut dihadiri Dansatgas Pamtas RI-RDTL, Wadanyon A Pelopor, perwakilan KBRI Timor-Leste, pimpinan perbankan, unsur Forkopimda Kabupaten Belu, serta jajaran terkait.

 

Ribuan Warga Padati Closing Ceremony

Dalam acara penutupan tersebut, diumumkan para juara dari berbagai kategori Garuda Championship yang telah berlangsung mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK.

 

Pada tingkat SD digelar Lomba Mewarnai dan Lomba Cerdas Cermat. Tingkat SMP meliputi Lomba Rangking 1 dan Lomba Pidato, sedangkan tingkat SMA/SMK menghadirkan Lomba Inovasi dan Lomba Tari Kreasi.

 

Selain penghargaan kepada para pemenang lomba, turut diberikan apresiasi kepada Guru Penggerak di daerah 3T atas jasa dan semangat juang dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya generasi muda di wilayah perbatasan.

 

Diperkirakan lebih dari 5.000 pengunjung memadati Lapangan Simpang Lima Atambua dalam acara penutupan tersebut. Selain menikmati hiburan musik, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, QRIS, dan PEKA yang dikemas dalam bentuk kuis berhadiah sehingga semakin meningkatkan antusiasme masyarakat.

 

Partisipasi 120 UMKM lokal turut menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan pelaku usaha untuk memanfaatkan dan beradaptasi dengan perkembangan ekonomi dan keuangan digital.

 

2.977 Transaksi QRIS di Pasar Murah

Antusiasme masyarakat terhadap transaksi digital juga terlihat selama pelaksanaan Pasar Murah dalam rangkaian Garuda Sakti Cross Border Fest 2026. Kegiatan tersebut mencatat sebanyak 2.977 transaksi menggunakan QRIS.

 

Capaian ini menjadi salah satu gambaran semakin diterimanya pembayaran digital oleh masyarakat. Selain memberikan kemudahan dalam bertransaksi, penggunaan QRIS turut memperluas ekosistem ekonomi dan keuangan digital serta mendorong terciptanya transaksi yang lebih efisien dan inklusif, khususnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT akan terus memperkuat edukasi mengenai Cinta, Bangga, Paham Rupiah, salah satunya melalui Pojok Literasi CBP Rupiah yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Atambua.

 

Pojok Literasi CBP Rupiah diharapkan menjadi ruang edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Rupiah sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga, merawat, dan menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Dengan berakhirnya Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, semangat untuk terus menjaga kedaulatan Rupiah dan mendorong kemajuan ekonomi di wilayah perbatasan diharapkan tetap berlanjut serta menjadi inspirasi bagi daerah-daerah perbatasan lainnya di Indonesia.

 

Rupiah Berdaulat, Ekonomi Perbatasan Menguat. 

Perempuan Cendana