Penjualan Eceran Nusa Tenggara Timur Juni 2026 Diprakirakan Meningkat

Ekonomi 10 Jul 2026 15:57 2 min read 78 views By Chrispina

Share berita ini

Penjualan Eceran Nusa Tenggara Timur Juni 2026 Diprakirakan Meningkat
PEREMPUANCENDANA|| Kupang Kinerja penjualan eceran di Kota Kupang pada Juni 2026 diprakirakan tetap terjaga. Hal tersebut tercermin dari prakiraan Ind...

PEREMPUANCENDANA|| Kupang Kinerja penjualan eceran di Kota Kupang pada Juni 2026 diprakirakan tetap terjaga. Hal tersebut tercermin dari prakiraan Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 yang mencapai 66,57, atau tumbuh 9,16 persen (year on year/yoy). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Mei 2026 yang tercatat sebesar 6,94 persen (yoy).

 

Peningkatan kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan pada Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kelompok Barang Lainnya, serta Kelompok Kendaraan. Sementara itu, beberapa kelompok komoditas diprakirakan masih menahan laju pertumbuhan, di antaranya Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Kelompok Sandang, serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.

 

Secara bulanan (month to month/mtm), penjualan eceran di Kota Kupang juga diprakirakan mengalami perbaikan. Pada Juni 2026, kinerja penjualan diproyeksikan tumbuh 0,42 persen (mtm) setelah pada Mei 2026 mengalami kontraksi sebesar 17,15 persen (mtm).

 

Perkembangan tersebut sejalan dengan prakiraan Indeks Penjualan Riil Nasional pada Juni 2026 yang tetap terjaga secara tahunan dengan indeks sebesar 221,6. Secara bulanan, IPR nasional diprakirakan membaik menjadi minus 0,8 persen (mtm) dibandingkan minus 1,5 persen (mtm) pada bulan sebelumnya. Perbaikan ini dipengaruhi oleh mulai berlangsungnya periode libur sekolah pada akhir Juni 2026 yang mendorong aktivitas konsumsi masyarakat.

 

Dari sisi harga, tekanan inflasi diprakirakan meningkat dalam tiga hingga enam bulan mendatang. Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Agustus 2026 tercatat sebesar 197,9, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 194,7. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan harga bahan baku serta biaya angkut atau distribusi barang.

 

Sementara itu, IEH November 2026 juga meningkat menjadi 200,0, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 197,6. Kenaikan ekspektasi harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Perempuan Cendana